PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 melalui upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (1/10/2026).
Upacara tersebut menjadi momentum untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, instansi vertikal, organisasi masyarakat hingga kalangan pelajar.
Dandim 0211/TT Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(S.O.U.) bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 03/Pandan Kapten Inf. Jonter Manalu.
Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Disman Sihombing mendapat tugas membacakan naskah Pancasila yang diikuti seluruh peserta upacara.
Selanjutnya, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan Kadishar Satrad 103 Mayor Lek. Rizky Irwan.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0211/TT Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(S.O.U.) juga membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila sebagai bagian penting dari rangkaian upacara.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat kembali komitmen seluruh elemen masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Usai pelaksanaan upacara, Dandim 0211/TT Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(S.O.U.) mengatakan bahwa Pancasila merupakan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan. Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi nilai-nilainya harus kita hayati dan implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Letkol Arh. Wahyu Hidayat.
Menurut Dandim, perkembangan zaman dan berbagai tantangan yang dihadapi bangsa harus disikapi dengan tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu seluruh elemen bangsa.
“Perbedaan suku, agama, budaya maupun latar belakang bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Dengan semangat Pancasila, mari kita rawat kebersamaan, menjaga toleransi dan bersama-sama mempertahankan keutuhan NKRI,” tegasnya.
Ia juga mengajak generasi muda, khususnya para pelajar, untuk memahami nilai-nilai Pancasila dan menanamkannya sejak dini sebagai benteng dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
“Generasi muda adalah penerus bangsa. Tanamkan rasa cinta Tanah Air, hormati perbedaan, jaga persaudaraan dan jadilah generasi yang mampu membawa Indonesia semakin maju, berdaulat, adil dan makmur,” tambah Dandim.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, S.H., jajaran Forkopimda Tapteng, Wakil Ketua dan anggota DPRD Tapteng, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Ketua TP PKK Tapteng beserta jajaran, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, instansi vertikal, perwakilan organisasi wanita, organisasi keagamaan dan kepemudaan.
Selain itu, para pelajar serta sejumlah tamu undangan juga mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib, aman dan khidmat, sekaligus membawa pesan bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila harus terus hidup sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan, kebhinekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Tim Red-)
