DELI SERDANG — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama TNI terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal itu ditandai dengan peresmian Jembatan Gantung Perintis di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, serta peninjauan pembangunan sumur bor di Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Senin (24/8/2026).
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, mendampingi Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, dalam kegiatan yang merupakan bagian dari program Bakti TNI tersebut.
Jembatan Gantung Perintis memiliki panjang 40 meter dan lebar 1,2 meter. Infrastruktur itu dibangun secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat selama 35 hari.
Jembatan tersebut menghubungkan Dusun I dan Dusun II Desa Tumpatan Nibung menuju Desa Wonosari. Kehadirannya menggantikan akses lama yang sudah tidak layak digunakan, sehingga diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju sekolah, perkebunan, aktivitas perdagangan hingga kegiatan sosial warga.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Darat dan Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada masyarakat Deli Serdang. Program ini memberikan manfaat nyata, baik melalui pembangunan jembatan maupun penyediaan air bersih,” ujar Lom Lom.
Usai meresmikan jembatan, rombongan melanjutkan peninjauan pembangunan sumur bor di Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin.
Sumur bor yang dikerjakan melalui kolaborasi personel TNI dan masyarakat tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi 44 kepala keluarga.
Lom Lom menegaskan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan TNI diharapkan terus diperkuat, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur, membuka akses masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan, program penyediaan air bersih melalui Bakti TNI di wilayah Sumatera Utara saat ini telah mencapai 524 titik dan memberikan manfaat kepada lebih dari 144.000 jiwa atau sekitar 38.000 kepala keluarga.
Menurut Hendy, pembangunan sarana air bersih merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat mendapatkan akses air yang lebih mudah dan layak.
“Program ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan layak. Kami berharap manfaatnya bisa dirasakan secara langsung oleh warga,” ujarnya.
Hendy juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, dukungan serta gotong royong seluruh pihak menjadi faktor penting agar program Bakti TNI dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar, Camat Batang Kuis Beni Haryanto Tambunan bersama Forkopimcam, Kepala Desa Tumpatan Nibung Sarianto, Camat Beringin M. Dhani Mulyawan bersama Forkopimcam, serta Kepala Desa Emplasmen Kualanamu Koko Kurniawan.(Mas bagus)
